Bright Advisor untuk Indonesia #lebihbaik


Sun life Financial Indonesia memperkenalkan Bright Advisor, portal online yang mudah dan cepat dalam mengakses informasi seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, perencanaan keuangan, dan investasi. Bright Advisor diciptakan untuk dapat memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dengan cermat serta dalam bahasa yang mudah dimengerti. Dalam memanfaatkan Bright Advisor, pengunjung tidak akan dikenakan biaya, ataupun harus menjadi nasabah Sun Life terlebih dahulu. Bright Advisor dapat diakses melalui http://www.brightadvisor.co.id/

Menurut data dari OJK, minat masyarakat Indonesia untuk berasuransi masih tergolong rendah. Melihat itu Sun Life menilai penyelenggaraan rangkaian pameran dan seminar literasi keuangan ini merupakan langkah yang tepat untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengkses informasi terkait asuransi dan investasi. Mengusung kampanye "Indonesia #Lebih Baik pameran dan seminar ini mengedukasi masyarakat mengenai asuransi, investasi, dan kewirausahaan. Solo menjadi kota kelima yang dikunjungi Sun Life, dan telah terselenggara pada tanggal 14-16 Oktober 2016.

Bapak Kaiser memberikan sambutannya
Pada kesempatan itu, Bapak Kaiser Simanungkalit, AVP Head of Branding and Communication Sun Life Financial Indonesia, menyatakan banyak dari kita yang ikut asuransi karena nggak enak sama salesnya, salesnya teman kita, jadi kalau nggak ngambil gimana gitu. Padahal ikut asuransi harus dicermati benar, agar di kemudian hari tidak merasa dirugikan. Ataupun kalau kita menginginkan asuransi kadang merasa takut mau tanya-tanya dulu sama salesnya, takut langsung dipepet suruh beli produknya. Untuk itulah Bright Advisor hadir untuk menjawab pertanyaan berbagai masalah finansial tanpa harus menjadi nasabah. Lebih seru lagi karena di sana juga disediakan kalkulator untuk menghitung kebutuhan asuransi dan investasi untuk masa depan yang lebih baik.

Meski temanya serius, tapi acara kemarin itu seru banget. Ngga ada istilah bosan, karena panitia merancang acaranya dengan apik. Sun Life menggandeng 2 narasumber yang expert di bidangnya masing-masing. Yang pertama yaitu Donna Imelda, kalau di kalangan emak-emak blogger nama ini sudah tak asing lagi. Saya ternyata juga sudah follow twitternya haha #ngganyadar. Beliau ini adalah seorang dosen, penulis, pembicara, sosial media partner, dan seabreg passion yang lain. Dia membagikan ilmunya tentang travelling, yang ternyata nggak semata-mata tentang pergi ke suatu tempat, foto selfie lalu update ke social media....tapi travelling punya makna yang lebih, yaitu travelling itu harus menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih, lebih, lebih dan lebih baik lagi. Jadi buat kalian-kalian yang suka naik gunung, tetapi masih meninggalkan sampah di atas, berarti belum jadi traveller sejati.

Mba Donna Imelda

Banyak hal yang bisa kita pelajari selama di perjalanan maupun di tempat tujuan, karena travelling bisa membuka mata kita, untuk lebih mengenal diri sendiri dan cara pandang kita. Selain itu travelling juga mengajarkan berbagai hal baru, bahasa daerah tertentu, kebiasaan di sana, memberikan tantangan, dan mengembangkan skill yang selama ini hanya terpendam. Saya sebenarnya juga seneng banget travelling, pergi ke tempat-tempat baru. Tapi apalah daya, budget yang tipis mengalahkan mimpi-mimpi itu.

Eits, tapi kata mbak Donna, travelling itu nggak mahal kok, meski ya perlu biaya sih. Semua itu tergantung perencanaan kita. Ya, dengan perencanaan kita tetep bisa travelling dengan budget yang bisa kita sesuaikan kocek kita masing-masing. Berikut ini tips dari mbak Donna Imelda:

Perencanaan liburan:

  1. Tentukan tempat tujuan yang sesuai, dalam kota, luar kota, dalam negeri, atau luar negeri. Jadi untuk saya yang kocek pas-pasan ini tetep bisa travelling juga lhoh, dengan mengeksplor dalam kota atau kota sebelah. (Kota sebelah berarti ya kampung halaman sendiri lagi deh hahaha)
  2. Gaya liburan juga mempengaruhi budget, apakah mau liburan ala backpacker, ataukah ala koper.
  3. Solo travelling atau family trip. Kalau saya emak-emak yang tak biasa jauh anak, jadi ya lebih suka berombongan sama anak dan suami, meski tentu budgetnya perlu lebih ketimbang sendirian.
  4. Jadwal liburan, pertimbangkan high season atau low season. Karena ketika masa-masa liburan sekolah atau weekend biasanya tempat-tempat wisata akan menaikkan tarif, begitu juga untuk akomodasi dan transportasi.
  5. Budgeting, anggarkan dana liburan dengan cermat agar tak merampas dana lainnya.

Anggaran yang diperlukan ketika liburan adalah: 

  • Transportasi
  • Penginapan
  • Makanan
  • Rekreasi
  • Biaya tak terduga
  • Biaya lain-lain (pembuatan paspor, asuransi perjalanan, transportasi lokal dan komunikasi)

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika menyusun anggaran liburan:

  • Gunakan dana khusus untuk liburan, jangan mengambil dari pos lain, seperti dana pendidikan anak, atau dana jaga-jaga
  • Siapkan dan atau sesuaikan dengan kebutuhan maksimum, arahkan pilihan berlibur atau perjalanan sesuai dengan batasan kemampuan.
  • Jangan menggunakan kartu kredit atau berutang. Sangat tidak disarankan menggunakan kartu kredit tanpa kemampuan membayar penuh pada saat jatuh tempo, karena akan menghadirkan masalah baru ketika kita selesai liburan atau perjalanan.                                      

Persiapan dana travelling

  • Lakukan survei 
  • Hitung biaya yang dibutuhkan
  • Tentukan kapan akan berangkat
  • Tentukan skala waktu berapa lama menabung
  • Perhitungkan inflasi
  • Perhitungkan nilai tukar uang jika ke luar negeri
  • Buat pos khusus untuk liburan
  • Mulailah menabung
Pulau Gili Air Lombok
Pic:www.lombokgilis.com

Tuh kan, sudah panjang lebar tips nya, mari kita mulai menabuuung biar bisa berleha-leha di pulau Lombok beberapa hari dengan hati riang tanpa memikirkan utang haha......#impianku.
Setelah selesai mendengarkan uraian mbak Donna, acara jeda sebentar untuk coffee break dan dihibur sama komika Solo yaitu Brian Barcelona. Setelah ketawa-ketiwi bareng mas Brian, lanjut lagi ketawa-ketiwinya bareng mas Kristian Nico. Lhoh, ini bukan komika lho padahal, tapi kok malah lebih lucu lagi hohoho. Kali ini Mas Nico sharing tentang kewirausahaan. 

Pic: by Tumisu-pixabay.com

Kristian Nico adalah owner dari perusahaan PPCP Indoprint dan Onana Indotees, yaitu usaha yang bergerak dalam bidang konveksi dan sablon, lah cocok kan sama usaha kakak ipar di rumah....jadi pengin konsultasi malahan hehehe. Berikut sharing ilmunya.

Permasalahan umum dalam wirausaha adalah:


  • Modal
Sebenarnya kita tidak perlu berkecil hati tentang modal ini. Meski tidak punya modal, kita bisa memanfaatkan investor. Kuncinya adalah buatlah proposal dulu. Buat rencana dan strategi yang matang, lalu tawarkan pada investor.
  • Takut gagal
Kita takut gagal karena kurang berani berspekulasi. Maka dari itu harus jelaslah usaha kita, pemasarannya bagaimana, produknya bagaimana, sehingga kita tak perlu takut lagi, karena produk kita jelas pangsa pasarnya.
  • Tidak percaya diri
Orang melihat karena kapabilitas kita, jadi tingkatkan terus ketrampilan kita dalam bidang tersebut. Carilah mentor dari orang yang berkompeten di bidangnya.
  • Tidak punya relasi
Untuk menjadi pengusaha kita memang dituntut untuk tak punya malu, atau bahasa Jawanya "rai gedheg". Dalam artian kita tidak malu dalam menawarkan produk kita, mencari rekanan, dsb. Selain itu kita juga harus membuka diri, dan ikut serta dalam komunitas. Dalam hal ini, mas Nico punya semboyan "Ora nduwe isin, ning aja ngisin-ngisini, ora nduwe pakewuh, ning aja ngewuh-ewuhi"
  • Latar belakang pendidikan
Mungkin ada orang yang mau berwirausaha tetapi mereka tidak percaya diri karena latar belakang pendidikannya tidak sesuai atau hanya lulusan sekolah menengah saja. Mas Nico ini bisa jadi contoh bahwa latar belakang pendidikan tidak mutlak menentukan kesuksesan usaha, karena mas Nico ini dulu tidak lulus dari perguruan tinggi, kena DO. Namun ternyata jiwa kreatifnya mampu mengantarkan pada kesuksesan seperti sekarang ini.


Kristian Nico membagi ilmunya
Pic. mbak Ipeh

Konsep wirausaha

  • Berani mengambil resiko
Janganlah membatasi pikiran kita dengan hal-hal yang kurang baik, selalu positive thingking lah, agar tak terbebani dalam mengambil langkah-langkah maju.

  • Pandai melihat peluang.
Tangkaplah peluang dari hobi-hobi kita, jangan hanya jadi konsumen saja. Ketika melihat suatu produk, seyogyanya pikiran kita menujunya ke "wah, barang ini kayaknya bagus nih kalau dijual"

  • Berjiwa pemimpin
Seseorang yang mempunyai jiwa kepemimpinan, maka dia mempunyai ciri-ciri kreatif, punya inisiatif, ringan tangan, mau melakukan sesuatu di luar job description-nya. Dan untuk jadi orang suskes, maka sudah sepantasnya kita memantaskan diri untuk jadi orang sukses.

Tuh, mengena banget kan sharingnya, mak jleeb saya jadinya, karena selama ini saya merasa belum memantaskan diri untuk jadi orang sukses. Iya, orang sukses itu macem-macem ukurannya, tapi bagi saya pribadi saya belum sukses. Nah, untuk merencanakan liburan dan kesuksesan kita ini maka diperlukan tentunya suatu investasi planning. Untuk itulah Bright Advisor membantu menjawab permasalahan kita. Bright Advisor persembahan dari Sun Life Financial. 



Comments

  1. yuk nabung yuk, biar entar kita bisa traveing bareng ajak anak bojoooo :)

    ReplyDelete
  2. Iya mba.Ilmu yg kita dpt dari SunLife bagus ya..

    ReplyDelete
  3. Maaf mbak... Postingannya mbak saya buka readmore kok nggak bisa dibuka ya? Sayang banget padahal pingin baca yang 8 ide permainan seru dari bahan dapur itu. Salam kenal kembali ya mbak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyakah mbak? Mungkin lain kali bisa dicoba lagi hehe.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang

Mengunjungi Keraton Solo : Ken Ribet Sendiri