Hari Pertama ke Sekolah

Sumber: pixabay.com

Yeeaayyy, akhirnya hari yang ditunggu datang juga, yang berarti Ken mulai kegiatan playgroup nya. Bangun tidur jam 6.30, dibilangin ayo bangun, nanti ke sekolah, eh masih males-malesan, ngrengak-ngrengik. Oh, iya ternyata jatah ngedotnya belum. Memang sih, mau tidur sama bangun tidur, masih ketergantungan sama ngedot susu. Abis ngedot, udah ceria. Diajak mandi juga semangat. Apalagi pakai seragam, dia kelihatan bangga gitu. Memang sudah lama dia ngiri sama sepupunya yang sudah sekolah, dia selalu bilang "aku suk mben sekolahku aduuoooh". Penginnya dia sekolah yang jauh dari rumah, jadi pulang pergi bisa naik motor...haha. Eh ternyata sekolahnya deket pake banget, gpp ya le, ngirit bensin…

Selesai mandi, lanjut sarapan di halaman karena aku nggak tahu jam masuk sekolahnya, jadi maksudku sambil nyegat tetanggaku yang juga sekolah di situ hihi. Tapi tetangga nggak lewat-lewat, jadi ya udah aku perkirakan masuknya antara 7.30-08.00, dan aku berangkat 07.45, dan ternyata belum mulai.

Difoto candid sama bapak


Memasuki ruangan kelas (sambil tetep ngegandeng emaknya) dia terlihat antusias dengan mainan-mainan yang ada, lalu memilih dua truk untuk dimainin. Jam 8 kegiatan sekolah dimulai, anak-anak disuruh berbaris di halaman, dan melakukan senam/gerak tubuh sederhana yang tentu saja diiringi nyanyian. Dengan antusias Ken menirukan gerakan-gerakan gurunya. Terakhir dengan gaya sepur-sepuran anak-anak memasuki ruang kelas. Di sinilah aku mencoba meninggalkan Ken, dan hendak menungguinya di luar kelas. Tapi ternyata eh ternyata, dia prembik-prembik berurai air mata, ya sudah aku nggak jadi keluar, lalu menunggui di belakangnya.

Kegiatan hari itu meliputi doa bersama, bernyanyi bersama, membuat prakarya sederhana (menempeli topi dengan gambar "love"), dan makan bersama (makan snack dan jus jambu).

Hasil nempel sebagian masih miring


Overall aku cukup puas dengan kegiatannya. Kegiatannya mencakup practical life sehari-hari, seperti cuci tangan sebelum makan, buang sampah di tempatnya, doa sehari-hari, nyanyian yang mengenalkan konsep sehari-hari (seperti anggota tubuh, kanan, kiri, depan, belakang, dsb). Seminggu ini kegiatan akan berlangsung selama satu jam, sementara minggu depan akan bertambah jadi dua jam. Saat ini satu jam saja sudah cukup pas rasanya melatih anak "tunduk" kepada aturan (mengikuti kegiatan yang ada dengan konsentrasi). Entahlah nanti kalau dua jam Ken bosen tidak mengikuti kegiatan yang ada tanpa tergoda untuk bermain-main atau lari-larian sendiri.

Memperhatikan gerakan bu guru

Dipakein topi bu guru


Cuci tangan bersih-bersih

Mainan dulu



Comments

  1. Mba kayaknya suasananya masih suasana desa ya, syahdu banget sekolah di desa kayaknya *ngiri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang iya mbak, di desa. Murah meriah pula... Daftarnya aja cuma 20 rb hihi.

      Delete
  2. Pas ken bilang suk mben sekolahku uadoohh aku guyu mb nana, lucuuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maunya sekolah dianter naik motor mbak, jadi pgn yg jauh...hihi.

      Delete
  3. sekolah anakku spp-nya sebulan 20ribu Mba, jadi satu semester hanya 120rb, enaknya tinggal di desa yah semuanya serba murah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haa sama mbak, ini jg 20 rb per bulan

      Delete
  4. Ya ampun kaya anakku juga tidur dan bangun kudu ngedot hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah kebiasaan mbak, jadi harus pakai ritual itu dulu hihi

      Delete
  5. seru kak antar si dedek langsung ke sekolah

    ReplyDelete
  6. Senengnya, nganterin anak di hari pertama sekolah
    Aku insya allah tahun depan atau tahun depannya lagi... hehehe
    anak aku juga masih tergantung ngedot, tapi bangunnya siang
    doyan bobok sih kayak emaknya, wkwkwkw

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang

Mengunjungi Keraton Solo : Ken Ribet Sendiri