Oleh-oleh dari Pacitan

         Sekarang ini Pacitan cukup terkenal yah, karena selain ada mantan presiden yang kelahiran sana, juga karena wisata alamnya yang cukup moncer. Objek wisata alam Pacitan meliputi pantai dan gua. Sebenarnya Pacitan itu masuk satu eks-karesidenan dengan Ngawi, tetapi jauhnya ampun-ampun deh dari tempatku, harus melewati kabupaten Magetan dan Ponorogo dulu. Itu saja dari Ponorogo medannya cukup menantang, berupa bukit-bukit yang terbentang berpuluh-puluh kilometer, rumah-rumahnya sangat jarang, jalannya mengikuti sisi-sisi bukit, meliuk-liuk, naik-turun, beberapa kali ke sana selalu bikin anggota rombongan ada yang mabok.
      Kebetulan bapak mertua juga punya rekan dari Pacitan, setiap berkunjung ke rumah selalu bawa oleh-oleh. Apa saja sih oleh-oleh dari kota yang berjulukan kota seribu gua ini?
  • Sale pisang
Sebetulnya sale pisang sudah banyak ditemukan di toko oleh-oleh atau di swalayan. Namun sale pisang Pacitan ini unik sekali bungkusnya. Digulung jadi bulatan dan dibungkus daun pisang, lalu digandeng-gandeng jadi sebuah untaian. Pertama aku melihat di gerai penjual oleh-oleh, jadi heran lihatnya, ini sebangsa makanan apa, pating kruwel  seperti keong sawah. Setelah ditanyakan pada penjualnya ternyata itu adalah sale pisang. Selain itu ada juga yang dibungkus pakai kertas warna-warni, bagus sekali dilihatnya, tapi makannya susaaahhhh haha. Membuka bungkusnya nggak bisa secepat memakan benda sebesar kelereng itu.

Sale pisang dibentuk seperti anggur


Membuka bungkusnya perlu perjuangan

  • Kembang gula kelapa
Pacitan banyak tanaman kelapanya, jadi tak heran makanan manis berbahan kelapa ini jadi salah satu oleh-oleh yang khas. Makanan ini manis banget dan gurih. Tapi sayang kemarin kembang gulanya berasa alot, entah karena mlempem ataukah karena memakai kelapa tua. Padahal aku seneng banget, rasanya gurih kelapa gitu. Tapi aku tak kurang akal, akhirnya kugorenglah itu kembang gula. Jadi renyah deh.., meski warnanya jadi kecoklatan haha

Kembang gula kelapa


  • Tahu dan risoles tuna
Kalau di Ungaran terkenal dengan tahu baksonya, maka Pacitan pun sekarang punya ide unik memanfaatkan hasil kekayaan lautnya. Ikan tuna diolah menjadi isian risoles dan tahu. Mendung-mendung gini nyemil tahu tuna pakai cabai rawit, duuhh pasti enak banget #bayangin. Selain itu ada juga olahan tuna yang lain, yaitu nugget, bakso dan otak-otak.

  • Ikan, cumi dan udang goreng
Di sekitar pantai Teleng Ria, banyak sekali penjual ikan, cumi dan udang goreng. Pedagang telah melengkapinya dengan sambal kecap juga. Jadi kalau mau wisata di sini, kita tinggal bawa bekal nasi putih saja udah bisa makan enak. Makan di pinggir pantai ditemani suara deburan ombak, oh sedapnya. Ikan goreng nya pun bermacam-macam, tetapi sesuai musimnya juga kayaknya. Yang selalu ada biasanya yaitu tengiri dan tuna, sama ikan kecil-kecil.

  • Nasi tiwul dan tempe benguk
Sebenarnya makanan ini ada juga di daerah lain, di daerahku juga ada. Tetapi orang Pacitan kreatif, nguri-nguri makanan tradisional tersebut dan disuguhkan kepada wisatawan. Akhirnya malah terkenal deh. Sementara di daerahku makanan itu makin tenggelam. Hampir tak ada lagi yang menanam benguk. Nasi tiwul masih banyak yang mengonsumsinya, tetapi tidak digaungkan. Di tempat makan sekitar pantai Teleng Ria, selain menyediakan nasi putih, juga menyediakan nasi tiwul. Sementara itu, tempe benguk aku dulu menjumpainya di kawasan Gua Gong.


Comments

  1. Yg paling terkenal emang salenya ya Mak. Tapi kalo ke Pacitan aku paling suka beli tahu tuna sama udang. Duuh jadi ngiler

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak,tahu tuna sedap sedap sedap. Sampeyan ponorogo lbh sering ke pacitan no mbak ;)

      Delete
  2. jadi pengen ikan, cumi dan udang gorengnya Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, maem pake nasi anget sedap sedap sedap

      Delete
  3. Kembang gula kelapa tuh mbah yang enak sekali dari dulu sampai sekarang suka banget ... :D

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Tapi makannya ribet mbak, susah banget buka bungkusnya

      Delete
  5. Mbaa..saya dan suami sukaaa banget tahu tuna. biasanya saya beli disini isi 10, sekali goreng langsung ludes. tapi jujur penasaran banget sama sale pisangnya, yg anggur, hehe.. anak-anak pasti terkecoh. :D

    ReplyDelete
  6. Tahu tuna anget pakai cabe...wadooohh... Lupa deh sama asam lambung haha. Anak2 pasti suka itu sama sale bentuk anggurnya, lucu soalnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang

Mengunjungi Keraton Solo : Ken Ribet Sendiri