Mencukur Sendiri Rambut Anak

          Ken pertama kali potong rambut umur 4 bulan di tempat tukang cukur yang memang sudah termasyur mencukur rambut bayi. Kemudian potong rambut berikutnya dan berikutnya dilakukan sendiri oleh mbah kung. Nah giliran tambah gedhe, lha kok potong rambut susahnya minta ampun. Sudah dibujuk-bujuk tetap ga mau, malah lari-larian. Mau duduk anteng, eh baru satu guntingan udah gelang-geleng kepala, tangan bergerilya di rambut, terus lari sambil bilang "eli bun eli..!" (geli bun geli)... Alhasil cukuran rambutnya acak-acakan, karena melalui proses yang panjang. Lha gimana satu kepala nyukurnya bisa sampai tiga hari.
        Karena males pakai acara membujuk-bujuk dan lari-larian, maka kemarin kuputuskan untuk memotong sendiri rambutnya ketika ia tidur siang. Gampang banget kok, tinggal kres-kres .... no money, no drama and norak banget hasilnya hahaha. Berikut ini caranya:

Pertama-tama siapkan alat cukurnya, yaitu gunting yang tajam beserta sisir.            
Kemudian sisipkan sisir ke rambut, lalu potong sesuai ukuran yang diinginkan. Sisir di sini fungsinya selain untuk menjaga agar gunting tidak mengenai kulit kepala, juga sebagai penanda atau batas panjang rambut yang diinginkan.

Potong merata di semua bagian kepala, nah ini aku susahnya waktu memotong bagian belakang, karena Ken tidurnya telentang. Mau dimiringin takut bocahe bangun, jadi nunggu sampai dia miring sendiri deh. 


Nah, buat temen-temen yang hendak memotong sendiri rambut anaknya, berikut ini tipsnya:
  • Berikan alas kain pada bantal yang hendak digunakan anak
  • Persiapkan gunting yang tajam beserta sisir kecil
  • Tunggu sampai anak tertidur lelap
  • Pastikan pencahayaan di ruangan cukup terang (agar hasilnya tidak pitak pitak)
  •  Jangan menarik gunting sebelum gunting benar-benar memotong rambut sampai putus (jika masih ada sebagian kecil rambut yang belum putus maka kalau gunting ditarik akan menyebabkan kulit kepala ikut tertarik, dan itu sakit)
  • Lindungi muka dan telinga anak dari ceceran rambut

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang

Mengunjungi Keraton Solo : Ken Ribet Sendiri