Thursday, May 28, 2015

Persyaratan Pendaftaran Ponpes Gontor

PENDAFTARAN KULLIYATUL MU'ALLIMIN/MU'ALLIMAT AL-ISLAMIYAH (KMI)

  • Syarat-syarat Pendaftaran
  1. Menyerahkan 2 lembar fotokopi STTB atau SKL yang telah dilegalisir
  2. Surat keterangan sehat dari dokter di Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) Pondok Modern Darussalam Gontor.
  3. Menyerahkan pasfoto berukuran 4x6 (4 lembar) dan 3x4 (2 lembar) untuk putra; sedangkan untuk putri pasfoto berjilbab putih, berlatar belakang biru, 4x6 (2 lembar) dan 3x4 (8 lembar).
  4. Memenuhi ketentuan-ketentuan atau iuran-iuran yang telah ditetapkan pada waktu pendaftaran.
  5. Menyerahkan 1 lembar fotokopi akta kelahiran untuk putra, sedangkan untuk putri 3 lembar fotokopi akta kelahiran.
  6. Menyerahkan 1 lembar fotokopi KTP walisantri/yang mewakilinya (khusus putra)
  7. Menyerahkan 1 lembar fotokopi kartu keluarga (khusus putri)
  8. Mendaftarkan diri sesuai dengan cara dan waktu yang telah ditentukan
NB: Hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan saat mendaftar di kantor KMI atau Panitia Ujian Masuk KMI

  • Syarat-syarat Penerimaan
  1. Berijazah SD atau MI atau yang sederajat untuk masuk kelas biasa dengan masa belajar 6 tahun; dan berijazah SLTP atau MTs atau yang sederajat untuk masuk kelas intensif dengan masa belajar 4 tshun.
  2. Mempunyai dasar agama, yakni: dapat mengerjakan ibadah sehari-hari dengan baik, dapat membaca al-Quran dengan baik, dan dapat membaca dan menulis Arab dengan lancar.
  3. Lulus dalam ujian masuk dan psycotest
  4. Sanggup bertempat tinggal di asrama yang telah disediakan.

  • Waktu dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran calon pelajar (capel) Pondok Modern Darussalam Gontor dilaksanakan pada:
  1. Untuk putra: Tanggal 23-27 Ramadhan 1436 dan 3-10 Syawwal 1436 bertempat di Pondok Modern Darussalam Gontor Pusat, Mlarak, Ponorogo.
  2. Untuk putri: Tanggal 23-27 Ramadhan 1436 dan 3-14 Syawwal 1436 bertempat di Pondok Modern Gontor Putri 2, Sambirejo, Mantingan, Ngawi.       
  • Waktu Ujian Masuk KMI
  1. Ujian lisan; UNTUK PUTRA tanggal 23-27 Ramadhan 1436 dan 3-10 Syawwal, sedangkan UNTUK PUTRI tanggal 23-27 Ramadhan 1436 dan 3-14 Syawwal 1436.
  2. Ujian tulis; UNTUK PUTRA tanggal 11 Syawwal 1436, sedangkan UNTUK PUTRI tanggal 15 Syawwal 1436.
Pendaftaran capel Pondok Modern Darussalam Gontor diadakan secara langsung di kampus (tidak bisa dilaksanakan melalui korespondensi, telepon, atau internet)


  • Materi Ujian Masuk KMI
  1. Ujian masuk KMI meliputi ujian syafahi (ujian lisan) dan ujian tahriri (ujian tulis). Materi ujian syafahi meliputi psycotest, membaca al-Quran, Tajwid, dan praktik ibadah (ibadah qauliyah dan ibadah 'amaliyah); sedangkan materi ujian tahriri mencakup imla' (dikte tulisan arab), Bahasa Indonesia, berhitung soal dan angka (matematika dasar setra kelas 6 SD).
  2. Tidak ada perbedaan antara materi ujian yang diujikan kepada calon pelajar lulusan SD (sederajat) dengan calon pelajar yang berasal dari lulusan SLTP (sederajat).

NB: Dalam pelaksanaan ujian masuk KMI tidak diadakan ujian susulan (waktu pelaksanaan ujian bisa berubah sewaktu-waktu).


  • Program Ujian Lanjutan dan Ujian Penempatan Kelas
* Bagi calon pelajar yang telah lulus Ujian Masuk KMI diberi kesempatan untuk mengikuti Program Ujian Lanjutan, yaitu ujian akselerasi ke kelas yang lebih tinggi jika memenuhi syarat-syarat tertentu, di antaranya memiliki kemampuan dengan bekal keilmuan yang cukup untuk duduk di kelas yang lebih tinggi dari kelas 1 KMI.

* Secara khusus, bagi calon pelajar putra dari kelas intensif yang telah lulkus ujian masuk KMI akan mengikuti Ujian Penempatan Kelas (Placement Test) setelah terdaftar sebagai siswa KMI Pondok Modern Darussalam Gontor. Adapun materi yang akan diujikan pada ujian ini meliputi Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris.


sumber: kalender dari Ponpes Darussalam Gontor tahun 2015

Thursday, May 21, 2015

Mencukur Sendiri Rambut Anak

          Ken pertama kali potong rambut umur 4 bulan di tempat tukang cukur yang memang sudah termasyur mencukur rambut bayi. Kemudian potong rambut berikutnya dan berikutnya dilakukan sendiri oleh mbah kung. Nah giliran tambah gedhe, lha kok potong rambut susahnya minta ampun. Sudah dibujuk-bujuk tetap ga mau, malah lari-larian. Mau duduk anteng, eh baru satu guntingan udah gelang-geleng kepala, tangan bergerilya di rambut, terus lari sambil bilang "eli bun eli..!" (geli bun geli)... Alhasil cukuran rambutnya acak-acakan, karena melalui proses yang panjang. Lha gimana satu kepala nyukurnya bisa sampai tiga hari.
        Karena males pakai acara membujuk-bujuk dan lari-larian, maka kemarin kuputuskan untuk memotong sendiri rambutnya ketika ia tidur siang. Gampang banget kok, tinggal kres-kres .... no money, no drama and norak banget hasilnya hahaha. Berikut ini caranya:

Pertama-tama siapkan alat cukurnya, yaitu gunting yang tajam beserta sisir.            
Kemudian sisipkan sisir ke rambut, lalu potong sesuai ukuran yang diinginkan. Sisir di sini fungsinya selain untuk menjaga agar gunting tidak mengenai kulit kepala, juga sebagai penanda atau batas panjang rambut yang diinginkan.

Potong merata di semua bagian kepala, nah ini aku susahnya waktu memotong bagian belakang, karena Ken tidurnya telentang. Mau dimiringin takut bocahe bangun, jadi nunggu sampai dia miring sendiri deh. 


Nah, buat temen-temen yang hendak memotong sendiri rambut anaknya, berikut ini tipsnya:
  • Berikan alas kain pada bantal yang hendak digunakan anak
  • Persiapkan gunting yang tajam beserta sisir kecil
  • Tunggu sampai anak tertidur lelap
  • Pastikan pencahayaan di ruangan cukup terang (agar hasilnya tidak pitak pitak)
  •  Jangan menarik gunting sebelum gunting benar-benar memotong rambut sampai putus (jika masih ada sebagian kecil rambut yang belum putus maka kalau gunting ditarik akan menyebabkan kulit kepala ikut tertarik, dan itu sakit)
  • Lindungi muka dan telinga anak dari ceceran rambut

Friday, May 8, 2015

Membuat Mainan Sendiri


Ken itu kalau mainan gampang bosen, mainan baru paling cuma dimainin sehari dua hari. Habis itu mumbruk gitu aja ga disentuh, baru beberapa lama kemudian ia tertarik lagi, dan memainkannya lagi, lalu ditinggal lagi. Makanya itu mainan juga harus sering-sering diupdate, wah ga kalah sama antivirus ya. Tetapiii kalau harus sering-sering update mainan, dompet emaknya juga harus selalu diupdate isinya haha. Maka yang terjadi akhirnya adalah ...... Ken diakalin emaknya. Mainannya dibuatin sendiri memakai barang-barang tak terpakai di rumah. Emaknya memang aliran go green garis keras, padahal aslinya mah kepingin ngirit aja hehe.
Boneka jari
                                       
Dulu waktu membuat mainan-mainan ini tidak berniat untuk mempostingnya, jadi tidak kufoto tutorialnya sekalian. Tapi yang jelas membuatnya gampang banget. Tinggal membuat pola yang diinginkan di kain flanel lalu menjahitnya. Udah, titik. Sementara yang dibawah ini adalah cikal bakal bola kain. Bahannya kain katun, dakron dan alat jahit. Gampang juga bikinnya.

Bola kain


gambar gajah ini terbuat dari kertas kardus bekas. Buatnya gampang, dan kalau rusak tidak sayang-sayang. Uniknya di bagian kaki bisa diselipin kertas, jadi gambarnya bisa berdiri. Coba deh gambar karakter kesukaanmu dan warnai yang menarik. Tutorialnya banyak jika mau mencari di google.

Monday, May 4, 2015

2 Tahun Sudah Bisa Apa?

Tanggal 30 April kemarin, tanpa terasa sudah genap dua tahun umurmu, Pangeran kecil. Meski hanya ada ucapan dari beberapa orang, tanpa pesta, tanpa perayaan, bahkan tanpa buceng tironan, bukan berarti aku tidak menyayangimu. Aku sendiri pun tak pernah merayakan ulang tahun, jadi perayaan ulang tahun memang bukan tradisiku. Meski begitu momen ini bisa kita manfaatkan untuk mengkaji apa yang telah kita lakukan pada waktu yang lalu, untuk membuat perbaikan di masa yang akan datang.

Sekarang ini kau semakin kritis, banyak bertanya, banyak meminta, sering nge'les' dan banyak bercerita. Tetapi semua itu justru membuatku bahagia. Aku senang kamu bercerita meski kalimat belum begitu sempurna. Maafkan aku selalu tertawa ketika kamu mengatakan hal-hal yang di mataku terlihat konyol, padahal kamu merasa sudah mengatakan suatu kebenaran, contohnya;
* Waktu habis magrib, cuaca dingin, aku mencari sesuatu di dalam kulkas, kamu ikut melongok dan melihat tumpukan es batu.
Kamu: Bun, mimik es teh!
Aku.  : yahmene kok mimik es teh, dingin, sesuk wae nek wis padhang. (Maksudku untuk menjelaskan besok kalau sudah siang)
Kamu: Kuwi lampune wis padhang, bun. (Jawabmu sambil menunjuk ke lampu)
Aku: ...ajdgdtdhddj!!!!!

* Setelah mengobrak-abrik kotak serbaguna punya mbah, kau datang kepadaku sambil membawa bodrexin.
Kamu: Bun, mimik obat ilik.
Aku.   : Iki dimimik nek dik Ken sakit.
Kamu: Dik Ken iki kakine akit (katamu sambil menyodorkan kaki yang memang agak sakit terantuk sesuatu).
Aku: (_ngakak_) .... Dudu sakit kaki, dimimik nek dik ken sakit panas, okay?
Kamu: (melongo)
Aku dan Kamu

Ketika ada di tempat mbah seperti sekarang, lalu ditanya bapak kemana, jawabmu begini: Apak nja, ali uang, mbas mbil-mbilan, men, usu, akul (Bapak kerja, cari uang, nggo tumbas mobil-mobilan, permen, susu, yakult). Kesenanganmu yang lain ketika ikut aku masak di dapur mbah adalah uleg-ulegan, deplok-deplokan, dan main abu. Seperti kemarin abu kau masukkan penggorengan lalu kau aduk-aduk. Untung saja minyaknya udah ga bagus, jadi ga pa pa deh, aku biarkan saja. Dan aku pun tertawa ngakak ketika kau tiba-tiba teriak "gosong,...gosong". Pastilah kau menirukan kebiasaanku ketika menggoreng. Terbukti juga kau senang mengambil telur di kulkas, lalu mengketuk-ketukkan ke meja dapur.

Permainan yang paling kau sukai adalah mobil-mobilan, jadi tak heran kau juga senang sekali lihat video mobil di youtube, sampai-sampai kuota internet jebol mobol-mobol..haha. Di toko mainan pun mobil-mobilan lah yang selalu kau ambil. Menuntun sepeda juga jadi kegemaranmu, meski belum bisa nuntun sendiri. Akan tetapi tak jarang aku sering beralasan ketika kau ajak aku menuntun sepeda hihi. Main petak umpet dan kejar-kejaran juga jadi permainan favoritmu, sampai aku susah mengajakmu berhenti padahal aku sudah kecapekan.

Akhir-akhir ini kau suka ikut wudhu lalu sholat, yah sholatmu masih sekadar berdiri, membungkuk dan sujud. Tetapi aku girang bukan kepalang kamu bisa melakukan itu. Bahkan ketika kuminta kau berdoa setelah sholat, kau tengadahkan kedua tangan dan berkata"amin". Saking semangatnya beberapa hari lalu ketika hendak mandi, baju udah dicopot semua eh kamu mlah wudhu terus lari ke tempat sholat... Duh duh sholat kok telanjang tho dik..dik..

Kalau lagi mood juga, ditanyain ini mau jawab, tapi kalau lagi ga mood, pasti ngaco pakai bahasa planet.
Bunda: Tuhan?
Ken: Awwah (Allah)
Bunda: Nabi?
Ken: uamat (Muhammad)
Bunda: Agama?
Ken: isyam (Islam)
Bunda: Kitab?
Ken: Al unan (Alquran)

Aku harap kau selalu diberi kesehatan, tumbuh optimal, menjadi anak sholeh, kreatif, mandiri, pemberani, ramah, dan dermawan. Amiin.


Ibu Rumah Tangga Penuh Semangat di Usia Cantik

Umur kami terpaut cukup jauh, yakni 11 tahun, tapi entah kenapa banyak orang-orang yang keliru mengenali kami. Terutama simbah-simbah d...

popular posts