Posts

Showing posts from May, 2015

Persyaratan Pendaftaran Ponpes Gontor

PENDAFTARAN KULLIYATUL MU'ALLIMIN/MU'ALLIMAT AL-ISLAMIYAH (KMI)
Syarat-syarat PendaftaranMenyerahkan 2 lembar fotokopi STTB atau SKL yang telah dilegalisirSurat keterangan sehat dari dokter di Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) Pondok Modern Darussalam Gontor.Menyerahkan pasfoto berukuran 4x6 (4 lembar) dan 3x4 (2 lembar) untuk putra; sedangkan untuk putri pasfoto berjilbab putih, berlatar belakang biru, 4x6 (2 lembar) dan 3x4 (8 lembar).Memenuhi ketentuan-ketentuan atau iuran-iuran yang telah ditetapkan pada waktu pendaftaran.Menyerahkan 1 lembar fotokopi akta kelahiran untuk putra, sedangkan untuk putri 3 lembar fotokopi akta kelahiran.Menyerahkan 1 lembar fotokopi KTP walisantri/yang mewakilinya (khusus putra)Menyerahkan 1 lembar fotokopi kartu keluarga (khusus putri)Mendaftarkan diri sesuai dengan cara dan waktu yang telah ditentukan NB: Hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan saat mendaftar di kantor KMI atau Panitia Ujian Masuk KMI
Syarat-syarat PenerimaanBer…

Mencukur Sendiri Rambut Anak

Image
Ken pertama kali potong rambut umur 4 bulan di tempat tukang cukur yang memang sudah termasyur mencukur rambut bayi. Kemudian potong rambut berikutnya dan berikutnya dilakukan sendiri oleh mbah kung. Nah giliran tambah gedhe, lha kok potong rambut susahnya minta ampun. Sudah dibujuk-bujuk tetap ga mau, malah lari-larian. Mau duduk anteng, eh baru satu guntingan udah gelang-geleng kepala, tangan bergerilya di rambut, terus lari sambil bilang "eli bun eli..!" (geli bun geli)... Alhasil cukuran rambutnya acak-acakan, karena melalui proses yang panjang. Lha gimana satu kepala nyukurnya bisa sampai tiga hari.
        Karena males pakai acara membujuk-bujuk dan lari-larian, maka kemarin kuputuskan untuk memotong sendiri rambutnya ketika ia tidur siang. Gampang banget kok, tinggal kres-kres .... no money, no drama and norak banget hasilnya hahaha. Berikut ini caranya:

Pertama-tama siapkan alat cukurnya, yaitu gunting yang tajam beserta sisir.            
Kemudian sisipk…

Membuat Mainan Sendiri

Image
Ken itu kalau mainan gampang bosen, mainan baru paling cuma dimainin sehari dua hari. Habis itu mumbruk gitu aja ga disentuh, baru beberapa lama kemudian ia tertarik lagi, dan memainkannya lagi, lalu ditinggal lagi. Makanya itu mainan juga harus sering-sering diupdate, wah ga kalah sama antivirus ya. Tetapiii kalau harus sering-sering update mainan, dompet emaknya juga harus selalu diupdate isinya haha. Maka yang terjadi akhirnya adalah ...... Ken diakalin emaknya. Mainannya dibuatin sendiri memakai barang-barang tak terpakai di rumah. Emaknya memang aliran go green garis keras, padahal aslinya mah kepingin ngirit aja hehe. Dulu waktu membuat mainan-mainan ini tidak berniat untuk mempostingnya, jadi tidak kufoto tutorialnya sekalian. Tapi yang jelas membuatnya gampang banget. Tinggal membuat pola yang diinginkan di kain flanel lalu menjahitnya. Udah, titik. Sementara yang dibawah ini adalah cikal bakal bola kain. Bahannya kain katun, dakron dan alat jahit. Gampang juga bikinnya.


gamba…

2 Tahun Sudah Bisa Apa?

Image
Tanggal 30 April kemarin, tanpa terasa sudah genap dua tahun umurmu, Pangeran kecil. Meski hanya ada ucapan dari beberapa orang, tanpa pesta, tanpa perayaan, bahkan tanpa buceng tironan, bukan berarti aku tidak menyayangimu. Aku sendiri pun tak pernah merayakan ulang tahun, jadi perayaan ulang tahun memang bukan tradisiku. Meski begitu momen ini bisa kita manfaatkan untuk mengkaji apa yang telah kita lakukan pada waktu yang lalu, untuk membuat perbaikan di masa yang akan datang.
Sekarang ini kau semakin kritis, banyak bertanya, banyak meminta, sering nge'les' dan banyak bercerita. Tetapi semua itu justru membuatku bahagia. Aku senang kamu bercerita meski kalimat belum begitu sempurna. Maafkan aku selalu tertawa ketika kamu mengatakan hal-hal yang di mataku terlihat konyol, padahal kamu merasa sudah mengatakan suatu kebenaran, contohnya; * Waktu habis magrib, cuaca dingin, aku mencari sesuatu di dalam kulkas, kamu ikut melongok dan melihat tumpukan es batu. Kamu: Bun, mimik es…