Memberi Kado yang Tepat Untuk Orang Lahiran

   

      Sudah jadi kebiasaan, kalau ada yang habis melahirkan di lingkungan persaudaraan atau pertemanan, kalau tidak ada halangan aku akan menengoknya. Menengoknya pun tidak harus seketika waktu lahiran, bisa beberapa hari kemudian, 1 minggu, 1 bulan, ya pokoknya sesempatnya lah. Selain sebagai ajang silaturahim, tengok menengok ini juga sebagai bentuk perhatian  terhadap teman ataupun saudara. Dan lebih lagi, aku juga suka penasaran seperti apa bayinya. Pasti banyak juga teman-teman yang melakukannya, bukan? Nah biasanya nih kita nengoknya bukan hanya dengan tangan kosong kan? Pasti kita bawa sesuatu. Seperti waktu melahirkan kemarin, aku mendapat banyak hadiah yang beraneka macam. Ada yang ngasih jarit, baju anak, celana, gendongan, selimut, kaus kaki, mainan, kasur bayi, bantal guling, sepatu, alat makan, handuk, kosmetik bayi, ada juga yang ngasih mentahnya (uang), dll.
     Nah dari berbagai hadiah yang kuterima tersebut aku mempunyai kesimpulan, yang mana bisa jadi acuan kalau aku nanti memberi hadiah untuk orang melahirkan juga. Sah-sah aja sebenarnya mau memberi hadiah apapun, tetapi kalau bisa tepat sasaran kan tidak hanya teronggok di atas lemari saja jadinya. Berikut kesimpulan yang kudapatkan:
  • Kebutuhan bayi baru lahir sudah dipersiapkan   
Kalau aku bilang, hindari memberi hadiah kebutuhan dasar bayi baru lahir. Kenapa bisa begitu? Kan kita ini nengokin orang lahiran masak ngadonya peralatan masak?! Waiiitt ... karena biasanya si ibu bayi sudah menyiapkan berbagai kebutuhan bayi jauh-jauh hari sebelum lahir. Bagi calon ibu, belanja kebutuhan bayi itu sangaaaattt menyenangkan. Memilih pernak pernik yang lucu-lucu sambil membayangkan si calon bayi yang sebentar lagi lahir merupakan hiburan tersendiri. Jadi, popok, gendongan dan teman-temannya itu biasanya udah disiapin sama si calon ibu, calon mama, calon bunda dengan lengkap. Aku pernah nulis juga tentang daftar belanjaanku untuk bayi baru lahir di sini.

  • Perhatikan juga ibu bayi
Meski nengokin bayi baru lahir, tetapi tidak ada salahnya kan memberi hadiahnya berupa kebutuhan ibu. Karena hampir semua hadiah yang kuterima berupa barang untuk bayi, nah ceritanya akunya iri nih hihihi. Ya di masa-masa melahirkan dan menyusui ini, ibu biasanya didera kelelahan. karena perubahan pola tidur dan juga harus menjaga si kecil. Jadi ketika dapat hadiah mungkin akan menyenangkan, karena merasa terperhatikan, dan refreshing gitu. Punya barang baru pasti kan rasanya menyenangkan tho? Hihi. Sapa tau aja, ada yang ngasih laptop, atau gejet lain gitu... pasti ibu seneng kan .. kan ,,,kan ,,, haha.
  • Tanyakan ke yang bersangkutan
Kalau  memungkinkan, misalnya yang baru melahirkan itu teman dekat atau saudara, tanyakan saja langsung maunya hadiah apa. Dengan cara ini hadiah akan tepat sasaran. Jadi hadiah itu nantinya benar-benar berguna dan sangat membantu, karena si ibu bayi tak perlu lagi membelinya. Beberapa orang melakukan hal tersebut kepadaku, sebagai contohnya, aku dapat breastpump, dan lemari kecil (kabinet).
  •  Seperti apa hadiah yang cocok?
Lalu bagaimana jika hendak memberi hadiah tanpa bertanya dulu, tapi berharap barang itu bakalan terpakai:
- Berikan hadiah berupa pakaian untuk bayi umur 3 bulan ke atas. Biasanya ibu belum banyak membeli perlengkapan anak yang lebih besar. Untuk anak yang ngga pakai diaper sekali pakai, hadiah setumpuk celana begini sangatlah besar manfaatnya. Apalagi musim hujan kayak begini. Atau bisa juga di kado clodi, biar mendukung kampanye go green.



- Kalau jamak memberi “amplop berisi”, hal tersebut  tentu sangat berguna juga, karena akan lebih fleksibel. Siapapun pasti akan bilang kalau uang pasti berguna kan yaaaaa. Amplop berisi ini bisa membantu memenuhi kebutuhan si ibu bayi. Tau kan ya, merawat anak itu butuh dana besar juga #curhat.
Amplop berisi pasti terpakai :)

- Mainan bayi juga sangat berguna kelak di umur 3 bulanan, sementara biasanya pada saat kelahiran bayi, ibu belum banyak mempersiapkan. Hadiah berupa mainan bayi akan sangat membantu ibu untuk menstimulasi perkembangan bayinya. Bisa juga memberi theeter, yamg kelak bakal digunakan ketika giginya mau numbuh. Jadi jangan ragu memberikan mainan, pasti akan berguna. 
Salah satu mainan bayi


Nah itu sedikit kesimpulan yang aku dapatkan dari pengalamanku melahirkan kemarin, mungkin teman-teman ada yang mau menambahkan? Silahkannnnn #senyum-manis

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ibu Rumah Tangga Penuh Semangat di Usia Cantik

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang