Jejak Kaki Kecil Ken

       Sore-sore hujan deres, paling enak ngobrol-ngobrol cantik sambil minum teh anget kan ya? Berhubung kemarin lagi di rumah sama Kenken aja jadi ngrumpi cantiknya barengan teman lama lewat BBM. Kebetulan dia habis lahiran anak kedua, jadi obrolannya ya tentang pertumbuhan anak dan sekitarnya.. hehe. Melihat DP ku, temanku ini bertanya "Itu fotomu sama Ken di Tawangmangu ya?". Iya memang benar, itu foto waktu ke Tawangmangu seminggu yang lalu. Habis itu dia cerita kalau anak pertamanya sampai kini usia 2 tahun belum pernah diajak kemana-mana. "Haaaaa ... yang bener aja" sergahku cukup terpana. Bahkan katanya ke mall deket rumah aja belum pernah. Ya maklum sih, kedua orang tuanya pekerja keras. Libur di hari Minggu saja, yang seringnya dimanfaatkan untuk istirahat. Tapi aku masih sedikit ternganga juga, masa iya sih.
Kebun Teh Kemuning
Di Carrefour
      Aku pun teringat Kenken kecilku, yang selalu kubawa benteyongan kemanapun aku pergi. Elek-elek ngene aku itu hobi traveling sebenarnya. Bahkan bermodal naik motor pun, Kenken selalu ikut serta #hobiapanekat? Ya beginilah enaknya kalau engga kerja kantoran, bisa mblayang-mblayang. Setelah kuingat-ingat ternyata cukup banyak tempat yang sudah dikunjungi Ken di usianya yang kini hampir 19 bulan (dibandingkan anak temenku itu hehe). Ke mall dan supermarket dah ga keitung lagi. Ke tempat budhenya di Semarang juga pernah. Ke tempat simbah yang jaraknya sekitar 84 km pakai motor juga dijabanin, meski seringnya naik bus. Terus beberapa tempat wisata juga pernah disinggahi, antara lain:
Di Sondokoro
  • Pertama kali diajak naik motor dengan jarak cukup jauh pada umur 5 bulan yaitu ke Janti. Waktu itu ada reunian dengan teman-teman kantorku dulu.
  • Lihat rusa di Taman Balekambang
  • Naik kereta tut ...tut...tut ... di Sondokoro
  • Main Pasir di Pantai Telengria
  • Lihat monyet di Tawangmangu
  • Safari ke kebun teh Kemuning - Candi Cetho- Candi Sukuh - Astana Giribangun
   Mungkin sebenarnya batin si Kenken ini menjerit, "Buuunn ....ampun nekat-nekat duunkkk", ya mungkin agak beresiko juga sih naik motor sama balita, kan anginnya kenceng tuh, buat yang tidak tahan mungkin bisa masuk angin. Jadi tips buat yang mau bawa anaknya naik motor untuk jarak jauh, perhatikan baju anak. pastikan semua anggota badan tertutup, pakai tutup kepala, jaket, sepatu, kaus kaki, celana panjang. Tapi perhatikan juga sirkulasi udaranya, jangan sampai pengap kepanasan. Pastikan juga gendongan kita kuat.
       Untuk beberapa hari ke depan ini rencananya mau ngajakin Kenken kusayang lihat pesawat spotting di bandara, soalnya seneng banget liat pesawat di youtube (diajak naik napa buunnn??)..Ya maf ya le, bunbun belum bisa ngajak naik. Toh naik pesawat ga ada rasanya, anteng-anteng aja. Masih berkesan naik sepur Sondokoro kaaann le? hahaha.. untuk cerita di Sondokoro ini bakalan tak buat di postingan terpisah.
 

Comments

  1. Chaio Ken, berpetualanglah di bumi Allah...

    ReplyDelete
  2. Iya Om Adi, paling enak emang berpetualang mengagumi ciptaan Allah

    ReplyDelete
  3. Saya suka nekad naik motor ber4 sama suami n 2anak. Tp anak makin besar ga Akan bisa lagi kyk gini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habisnya naik motor tuh praktis ya mak, mau berhenti dimana aja bisa ..(#alesan. emang dasarnya aku punyanya motor haha)

      Delete
  4. hai kenken, ajak mama maen kesini ya, entar main kejar-kejaran sm ken..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya tante ... semoga ken1 bisa ketemu ken2 hehe

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Kereta Ekonomi Brantas

Ken Belajar Hiking di Air Terjun Srambang

Mengunjungi Keraton Solo : Ken Ribet Sendiri