Posts

Dokter Anak Subspesialis Syaraf di Solo

Image
"Bu, ini nanti njenengan ketemu sama dr Fadhilah, bisa di RS Muwardi atau di RS Kasih Ibu" kata dr Melita pagi di RS At Tin Husada, Ngawi seusai menelpon seseorang. Beliau menyodorkan kertas berisi jadwal praktik dr Fadhilah di kedua RS tersebut.
Itulah awal saya mengenal nama dokter spesialis syaraf anak di Solo. Cerita awal mengenai kenapa anakku sampai harus ke dokter spesialis syaraf anak, bisa dibaca di link berikut
dr Melita, Dokter Anak di Ngawi

RS Muwardi

Singkat cerita, aku pergi menemui dokter spesialis syaraf anak di Solo yang dimaksud di atas  yaitu dr Fadhilah Tia Nurs SpA (K). Pertama kali kami melakukan konsultasi di RS Muwardi, karena lebih dekat dari tempat tinggal kami. Beliau praktik di Paviliun Cendana. FYI, di sini antrian registrasi awal panjang banget, karena dari semua poliklinik dijadikan satu, daftar dulu, bayar dulu, baru ketemu dokternya. Padahal antrian dokter yang dituju sebenarnya cuma sedikit. Di kemudian hari tak jarang anakku adalah satu-satu…

Dokter Anak di Ngawi

Image
Bu, bisa nggak Tes EEG-nya di Solo saja. Soalnya suami saya di sana" kataku ketika dokter perempuan itu hendak membuat surat rujukan Tes EEG ke Madiun.
"Oh, ya bisa bisa. Nanti saya hubungkan dengan teman saya yang di Solo". Jawab beliau dengan ramah. Tak lama kemudian, beliau meraih HP-nya dan mulai berbicara dengan seseorang di seberang sana. 
Kejadian 3 tahun lalu itu  masih sangat membekas di ingatanku. Bagaimana paniknya ketika mendapati anakku tiba-tiba kejang. Hingga akhirnya berakhir opname di RS At Tin Husada Ngawi. Sebenarnya, beberapa hari sebelumnya anakku sudah mengalami beberapa kejanggalan, seperti selalu muntah ketika makan dan minum, badannya lemah dsb. Sudah diperiksakan juga ke dokter anak di rumah sakit lainnya. Tetapi, karena obatnya nggak masuk sama sekali jadi ya nggak ada pengaruh blas. Ini jadi pelajaran banget bagiku, mungkin juga bagi teman-teman yang lain. Jikalau anak nggak kemasukan apapun lebih dari sehari, apalagi ditambah muntah, langsung…

KEB Intimate: Berkumpulnya Komunitas Perempuan di Solo

Image
Ruangan Skyline lantai 21 Best Western Premier Hotel, Solo Baru pagi itu riuh rendah penuh keriangan meski di luar mendung bergelayut gelap. Tiba-tiba saja wanita berbaju hijau itu mencolek tanganku dan bertanya "Mbak dulu apa anak UNS?" Satu dua detik aku masih bengong. Bener-bener bengong hehe. Saat itu ruangan cukup ramai jadi aku butuh waktu mencerna kata-katanya karena kupingku kurang sensitif. Keduanya karena aku mengira mbaknya itu mau pinjam mikrofon, karena kebetulan pagi itu aku kebagian tugas ngopar-ngoper mikrofon. Jadi nggak nyangka bakal dapat pertanyaan seperti itu. Ketiganya, aku merasa asing dengan wajahnya. Akhirnya kami ngobrol singkat, dan dia memperkenalkan diri sebagai adik kos temenku. Rupanya dia masih familiar dengan wajahku, sementara aku blas nggak ingat hahaha. Maaf ya mbak Dian. Meski tidak ingat walaupun sudah kuingat-ingat, aku seneng banget dalam event ini bisa ketemu mbak Dian yang ternyata punya hubungan sama aku. Hubungannya apa? Yaitu sam…

Guest House di Bogor | D'Palma Guest House

Image
Dua kali aku menginjakkan kaki di Kota Hujan, dengan alasan yang sama, yaitu kondangan...wkwkwk.. Bedanya kalau yang pertama bareng keluarga Ngawi, kalau ini barengan dengan mertua, karena yang punya hajat adalah kakaknya ibu mertua. Konon katanya sudah disiapkan penginapan di Bogor, jadi kami tinggal lenggang kangkung sajalah. Acara pengantin dilangsungkan pada hari minggu, so sabtu sore kami sudah sampai di Bogor.

Langsung kami menuju penginapan yang sudah dipesankan sebelumnya yaitu di D'Palma Guest House. Begitu keluar pintu tol dari arah Jakarta, jalanan cukup padat. Katanya Bogor itu Kota Angkot, nah kayaknya bener juga, angkot banyak banget, jarak antar angkot deket-deket. Belum pernah kulihat di kota lain yang pernah kusinggahi. Dalam perjalanan ke penginapan, kami menyusuri Kebun Raya Bogor yang mana bikin aku bingung, apakah Bogor itu kotanya isinya Kebun wkwkwk...karena jalan cukup jauh tapi tetep itu sebelah kanannya Kebun Raya Bogor.

Begitupun ketika ahirnya tiba di …

Periksa Mata di RS dr Muwardi Solo

Image
Cerita ini masih berkaitan dengan gatalnya mataku, yang katanya kena alergi. Waktu itu aku nganterin Ken periksa rutin di RS dr Muwardi, nah kebetulan pas antri aku duduk di depan ruang periksa mata. Aku langsung kepikiran untuk periksa mata sekalian. Apak juga setuju aku periksa mata, soalnya sering prihatin kalau lihat aku sedang kegatelen...eh apa sih bahasa yang tepatnya, maksudku sedang gatal banget matanya hihi. Akhirnya aku daftar dulu di bagian pendaftaran dan random saja pilih dokternya, pokoknya yang sedang ada saja. Toh aku juga nggak tahu dokter-dokter mata yang ada di situ yang recommended siapa.

Ini aku periksanya di poliklinik Cendana. Di bagian registrasi biasanya ramai tak terkira, karena semua harus daftar dulu di situ. Padahal kalau ke dokternya mah nggak banyak antrinya, paling cuma 2-3 orang. Setelah giliranku akupun masuk ruangan periksa. Dokter mendengarkan keluhan-keluhanku lalu memeriksa mataku pakai alat periksa mata. Memang katanya di bagian mataku ada puti…

Menjejakkan Kaki di Surabaya (1)

Senangnya Bertemu Jalan Embong Malang
Kami sampai di rumah budhe di Taman, Sidoarjo hari kamis siang waktu duhur. Istirahat jadi pilihan utama kami selanjutnya, setelah naruh-naruh barang, makan dan sholat, agar nanti sore bisa jalan-jalan. Meski begitu aku tak sampai tidur, cuma rebah-rebahan aja sambil baca buku. Tapiiii itu tak lama, karena Ken mulai bete, ngrengak-ngrengik.
Dia nggak betah cuma tidur-tiduran sambil nonton TV. Mana aku lupa nggak bawain mainan. Tengak-tengok kok nggak nemu sesuatu yang bisa buat mainan. Mana tadi sudah tidur di perjalanan cukup lama.

Baca kisah perjalanannya di sini:http://www.thesweetmorning.com/2018/02/pengalaman-naik-bus-eka-ngawi-surabaya.html

Baiklah, mari kita bersenang-senang di halaman saja, sambil lihat pesawat-pesawat yang terbang cukup rendah di atas rumah budhe. Dia pun kembali ceria. Apalagi  sepupunya pada nyusul ke halaman. Akhirnya kami malah jadi nyapu halaman, nyabutin rumput, nyuci mobil segala. Rame deh di halaman hingga sore m…

Pengalaman Tes EEG di Solo

Berkaitan dengan kejang yang dialaminya 2 tahun lalu, maka tahun ini dokter merekomendasikan agar Ken melakukan tes EEG lagi. 2 tahun lalu sudah melakukan EEG dan kali ini untuk evaluasi. Sama juga seperti dulu, tempat tes EEG di RS Muwardi, Solo. Apa sih tes EEG? EEG merupakan kependekan dari ElectroEncephaloGram yaitu tes untuk merekam aktivitas listrik di kepala. Jadi dalam tes ini, kepala akan dipasangi kabel-kabel berjumlah mungkin sekitar 20an. Karena cuma merekam, jadi nggak terasa sakit di kepala. Kabelnya cuma ditempelin saja, nggak distrum lho yaaa wkwkwk. Meskipun nggak sakit, tapi ya namanya anak kecil pasti risih kalau kepalanya dipasang-pasangin sesuatu. Jadi dulu yang tes umur 3 tahun Ken lumayan rewel dan ribet, tapi Alhamdulillah yang kemarin ini Ken kooperatif banget.
Persiapan Tes EEG
Pertama-tama yang kita lakukan adalah memberikan surat rekomendasi dokter, dalam kasus Ken ini adalah dokter anak, ke bagian EEG rumah sakit dr. Muwardi. Letaknya di lantai 2, deretan…